terkadang pengungkapan itu jauh lebih sulit dari yang dibayangkan. selang waktu yang lama ketidak berdayaan mengungkapan perasaan itu akan menjadi benalu bagi kita sendiri. saat seorang wanita memiliki rasa yang lebih pada orang yang sempat dekat, bahkan begitu dekat dengannya, saat itula dia harus menutup rapat perasaan itu. orang yang sama sekali ga pernah dibayangkan nya datang dihadapannya, kini nyata jelas sedang menunggu nya dgn senyuman didepan sana. aroma parfum yg tak pernah disangka nya, kini melebur di hidungnya. ya mereka didalam satu mobil beratapkan sama. rasa itu datang seiring hari, semakin hari perasaan itu tak terkendali. seiring waktu lelaki itu merasa bosan, dan wanita itu punya daya apa untuk menahan nya? dia sama sekali tdk sanggup mengungkapkan seluruh perasaan yg menggebu itu. dengan teganya, lelaki itu pergi kepelukan wanita yg dia anggap hanya seorang murahan. apakah rasa itu tak pernah dirasakan nya? apakah perasaan itu begitu mudah baginya? terkadang wanita itu hanya diam dan mengamati sisi sisi pundak yg hampir menjauh dari tatapan nya. saat wanita itu sdh mulai melupakan lelaki itu, tetap lelaki itu datang kembali. begitulah hal nya selama delapan bulan berlangsung. kini wanita itu hanya menangisi bodohnya dirinya saat saat harus kehilangan lelaki itu. sering ia berpikir "apakah ini tetap akan terjadi apabila aku mengungkapkan nya?" apakah dia akan kemabali kepelukanku apabila aku mengatakan semua rasa ini? apakah dia sebejat itu mempermainkan ku? pertanyaan demi pertanyaan melingkupi pikiran nya. dan ketidak berdayaan itu tetap melingkup dengan perasaan yang tak mampu lagi ditolaknya untuk tidak datang.
dube-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar